Rabu, 03 April 2013

TEORI ORGANISASI UMUM 2



Fungsi Konsumsi

            Pada perekonomian tertutup sederhana,  pengeluaran konsumsi merupakan pengeluaran konsumsi rumah tangga yang disimbolkan dengan C sebagai singkatan dari consumption expenditure.  Banyak sekali faktor-faktor yang turut menentukan besarnya konsumsi, namun dalam model yang digunakan di sini diasumsikan bahwa besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional.  Hubungan antara besarnya konsumsi dengan besarnya pendapatan nasional dapat dilihat dari bentuk fungsi konsumsinya itu sendiri.  Secara umum fungsi konsumsi yang berbentuk garis lurus mempunyai persamaan :
            C = a + cY
di mana a menunjukkan besarnya konsumsi pada pendapatan sebesar nol, sedangkan c menunjukkan besarnya marginal propensity to consume.  Marginal propensity to consume adalah angka  perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya perubahan pendapatan nasional yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud.  Bentuk persamaan marginal propensity to consume :
            c = MPC = DC/DY
di mana MPC merupakan singkatan daripada marginal propensity to consume, DC menunjukkan besarnya perubahan konsumsi, dan DY menunjukkan besarnya perubahan dalam pendapatan nasional yang mengakibatkan perubahan besarnya konsumsi termaksud.  Angka marginal propensity to consume lebih kecil dari satu, akan tetapi lebih besar dari setengah.  Angka marginal propensity to consume lebih kecil dari satu menunjukkan bahwa tambahan pendapatan yang diterima seseorang tidak seluruhnya dipergunakan untuk konsumsi, melainkan sebagian dari tambahan pendapatan yang mereka peroleh disisihkan sebagai tabungan (saving).  Angka marginal propensity to consume lebih besar dari setengah menunjukkan bahwa penggunaan tambahan pendapatan sebagian besar digunakan untuk menambah besarnya konsumsi, sedangkan sisanya, yaitu yang jumlahnya lebih kecil akan merupakan tambahan tabungan.  


Buku  : Bahan Ajar Teori Ekonomi Makro (GSEP 308)
Bab    : 4
Hal     : 63-64

Jumat, 22 Februari 2013

AIDS (Aku Ingin Dicintai Semuanya)




Dari judulnya saja sudah mengharukan :(
Siapa sihh yang seneng kalau diri kita dibenci sama orang??
Jeritan hati para penderita AIDS yang tidak pernah diungkapkannya dengan kata-kata, namun hanya terus berharap jeritannya itu bisa dirasakan oleh yang peduli padanya.
Jangan jauhi aku, jangan tinggalkan aku, jangan membenci aku, jangan kucilkan aku.
Hendaklah kamu mendengar jeritannya itu, dengarlah melalui hatimu.
Jika kamu telah mendengarnya, coba bayangkan bagaimana penderitaan mereka??
Mereka para penderita AIDS tidak ingin dikasihani tetapi mereka sangat ingin ditemani.
Mereka para penderita AIDS tidak meminta untuk dipedulikan, hanya ingin kamu mau mendekatinya, mereka pasti akan bahagia.

HIV merupakan singkatan dari ’human immunodeficiency virus’. HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia (terutama CD4 positive T-sel dan macrophages– komponen-komponen utama sistem kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.
Sistem kekebalan dianggap defisien ketika sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit-penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya defisien (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai ragam infeksi, yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik” karena infeksi-infeksi tersebut memanfaatkan sistem kekebalan tubuh yang melemah.
AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome’ dan menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV telah ditahbiskan sebagai penyebab AIDS. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS. Penularan AIDS dikarenakan ada cairan tubuh yang mengandung HIV, contohnya : air mani, darah, air susu dll. AIDS merupakan wabah penyakit yang berbahaya karena dapat mengakibatkan kematian, menyebabkan tekanan sosial yang sangat tinggi, karena bagi penderita AIDS, mereka akan malu, minder, mengasingkan diri karena takut dikucilkan. Mungkin bagi mereka, lebih baik menjauh dahulu sebelum dijauhi.

1. Cinta dan Kasih Sayang
Bagi para penderita AIDS, pasti mengalami tekanan jiwa yang tinggi, kesedihannya memuncak dan hanya dapat menahan sekuat tenaga atas kesedihannya. Berdiam diri, mengasingkan diri adalah salah satu yang dapat dilakukannya. Mereka beranggapan sudah tidak ada yang mau mendekatinya. Mereka sangat tidak ingin dikucilkan atau dihina. Mereka hanya bisa bahagia kembali, bila orang-orang sekitarnya memberikan kasih sayangnya yang tulus, bisa dengan cara berteman, mengajaknya melakukan aktifitas, mengobrol, menonton TV, bercerita.

2. Penyemangat
Terlalu lama mereka bersedih, terlalu sering mereka menangis, lama kelamaan keputus-asaan akan terjadi pada diri mereka. Kita sebagai seorang yang diberikan anugerah kesehatan fungsinya untuk memberikan obat kepada para penderita. Bukan malah menghindari atau mencaci. Penderita yang berputus asa, harus kita berikan semangat. Dengan pemberian semangat, motivasi mereka pasti akan kembali bangkit menghadapi hidup ini, mereka akan yakin, optimis, dan lebih percaya diri untuk kembali melakukan aktifitasnya.

3. Doa dan Ibadah
Obat AIDS sangat sulit ditemukan, sebenarnya TIDAK!!! AIDS dapat disembuhkan, percaya atau tidak namun ini nyata bagi yang mau memakai cara yang satu ini,yaitu berdoa dan beribadah. Ketika tidak ada lagi obat penyembuh maka berdoa beribadahlah, beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon doa, memohon kesehatan, adalah obat yang paling terakhir dan paling banyak dilupakan. Hendaklah kita mengajak mereka dengan melakukannya. Dokter Semesta selalu ada disamping kita
J

3 solusi yang jitu jika kita semua mau melaksanakan untuk menyelamatkan penderita, khususnya penderita AIDS. Yang terpenting adalah mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, tetapi jauh lebih baik lagi sambil mencegah, kita gunakan 3 obat diatas untuk diri kita masing-masig dan orang lain.

“Mengucilkan mereka (para penderita AIDS) bisa membunuh semangat hidup dari penderita tersebut”
Bersabarlah dengan mereka para penderita AIDS karena mereka emosi mereka kurang stabil. Kestabilan emosional mempengaruhi peningkatan ketahanan tubuh sehingga menurunnya pertumbuhan virus. Berada di lingkungan yang menghormati dan menghargai keberadaannya tanpa membencinya maka akan membuat para penderita AIDS dapat bertahan hidup :)

Minggu, 06 Januari 2013

CARA MENINGKATKAN IPK





1.     Rajin Masuk Kuliah
Masuklah kedalam kelas, mungkin hal ini terdengar sepele, tapi ini sangat penting. banyak dosen yang mengajar langsung lewat power point atau menggunakan hand out. Hal tersebut akan membuat kita sangat tergoda untuk meninggalkan kelas, kita akan terpancing untuk mengcopy bahan yang akan diajarkan dan berusaha belajar sendiri. Walaupun anda memiliki pembelaan terhadap hal yang satu ini, suatu saat anda akan menghadapi masalah, yaitu:
·        Penjelasan verbal yang mendetail yang menjadi kunci untuk mengerti materi kuliah
·        Kesempatan untuk bertanya dan mendengarkan pertanyaan dari mahasiswa lain.
·        Pengumuman-pengumuman yang tidak terduga
·        Kesempatan mendapatkan nilai tambah

2.     Membuat Catatan Sendiri
Efek negatif dari Era PowerPoint adalah membuat mahasiswa menjadi malas mencatat. Membuat catatan sendiri akan meningkatkan nilai kita, karena kita akan memperhatikan lebih banyak, dan kegiatan menulis akan membuat ingatan kita akan materi menjadi lebih baik. Sebelum kita menulis pastilah kita membaca terlebih dahulu apa yang akan kita tulis, maka catatan kita akan menjadi referensi yang akan memjembatani kita antara konsep tertulis dan penjelasan verbal dari dosen. Ini adalah kunci sebuah pembelajaran yang efisien.


3.     Kenali Cara Belajar

Ada 3 cara manusia untuk belajar dan menangkap ilmu :

a.       Orang yang bisa belajar secara visual.
Ciri orang tersebut adalah memiliki catatan yang banyak dan lengkap serta berwarna-warni, catatan tersusun dengan rapi dan sistematis, serta akan terus memperhatikan ke papan tulis dan mencatat setiap pembicaraan dosen dan yang tertulis di papan tulis.
b.      Orang yang bisa belajar dengan audio.
Ciri orang tersebut adalah memiliki pendengaran yang tajam, mampu mengingat setiap perkataan dosen tanpa mencatatnya, jika menghafal akan mengeluarkan banyak suara dan suka mendengarkan orang dan didengarkan saat sedang belajar.
c.       Orang yang bisa belajar secara kinestetis.
Ciri orang kinestetis cenderung tidak bisa diam saat belajar dan sering di cap jelek oleh guru karena biasanya orang kinestetis akan cenderung rusuh saat berada di kelas. Misalnya adalah mondar-mandir saat belajar, gak bisa duduk tenang di kursi saat di kelas, dan cenderung memiliki keakifan luar biasa. Biasanya, anak kinestetis suka sekali bertanya saat di kelas dan suka menghitung dan menjawab soal sebelum disuruh oleh dosen.


4.     Belajar

a.       Fokus

Usahakan fokus di kelas setelah mengetahui cara belajar kita, hal yang harus kita lakukan adalah fokus saat berada di kelas. Dengarkan dosen berbicara, karena 80% ilmu itu akan terserap oleh kita saat kita fokus berada di kelas. Yang visual, bisa mencatat, sedangkan yang audio cukup mendengarkan dan untuk yang kinestetis bisa aktif bertanya kepada dosen maupun teman di kelas.

b.      Belajar Dengan Tekun
Pada akhirnya yang bisa membuat IPK kita naik dan bagus adalah dengan belajar dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar untuk memberikan nilai yang terbaik untuk Orang Tua kita. Bukan berarti kita tidak boleh mengenal main dan refreshing dengan teman-teman kita, tetapi nilai yang kita peroleh harus tetap dijaga bahkan ditingkatkan. 
c.       Jaga Semangat Belajar
Tetaplah jaga semangat dan tingkatkan motivasi kita untuk bisa menjadi yang terbaik. Yakinlah kalau kita bisa lebih baik daripada orang lain. Jangan paksa untuk belajar saat kita lagi jenuh. Mending jalan-jalan dulu, ketawa-ketawa dulu. Setelah jenuhnya hilang, baru kita belajar lagi, tapi, jangan jenuh mulu dan lama-lama, nanti keburu males.
d.      Rajin Mengerjakan Tugas
Rajin-rajinlah mengerjakan tugas kuliah, selain untuk meningkatkan nilai, kita bisa belajar untuk bertanggung jawab atas pekerjaan kita.

5.     Sosialisasi itu Penting
Dalam situasi dimana kita ketinggalan kelas karena suatu hal, teman sekelas bisa menjadi penolong kita. Tidak semua Dosen mau mengulang hal yang beliau sampaikan kepada salah satu mahasiswa yang pernah tidak hadir pada saat beliau mengajar. Maka dari itu, sosialisasi antar sesama teman sekelas itu penting dan bermanfaat. Jadi saat kita berhalangan hadir kita bisa meminta teman kita untuk meminta catatan sekaligus mengajari kita.
Bina hubungan baik dengan dosen. Selalu berikan image terbaik kita di depan dosen. Terutama ketika pertama kali kuliah dan ketemu dosen yang baru. Pokoknya ciptakan kesan pertama yang begitu berarti buat beliau.

6.     Temukan Orang Pintar Untuk Kita Ajak Kerjasama
Dalam mata kuliah yang membutuhkan kerjasama kelompok, hal ini menjadi sangat penting. Tidak ada yang mau berada satu kelompok dengan para pemalas yang membuat kita mengerjakan segala sesuatunya sendiri dan berakhir dengan nilai jelek. Kualitas pembelajaran kita akan terkait dengan sikap orang-orang yang kita ajak kerjasama. Bekerja dengan orang-orang pintar akan memancing kita untuk berdiskusi dan lebih giat belajar. Cara terbaik untuk mengerti sebuah topik adalah dengan membicarakannya dengan orang-orang pintar. Tapi ini berarti bukan memilih-milih dalam berteman, hanya saja untuk meningkatkan supaya kita jadi rajin dan pintar.

7.     Pikirkan Masa Depan
Pikirkan masa depan,  kalau seandainya kita bermalas-malasan dihari ini. Di era globalisasi kita tidak hanya bersaing dengan bangsa sendiri, tapi juga bangasa-bangsa di seluruh penjuru dunia.
Bayangkan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras untuk pendidikan kita, dan bayangkan pula tidak banyak orang yang beruntung seperti kita yang bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Jadi jangan sia-sia kan kesempatan yang ada. Cari uang itu susah banget dan biaya kuliah itu besar, janganlah kita mengecewakan Orang Tua tetapi haruslah kita membuat Orang Tua kita bangga akan prestasi kita, jadi semangat lah dari sekarang.